Menu

Mode Gelap
Pembina Rumah Baca Hikmah Nur Beting dan TBM Ar-Rahmah Sampaikan Ucapan Hari Kartini 2026 Call Article Paper Special For National Education Day! Kartini Masa Kini: Kolaborasi untuk Indonesia Mandiri dan Maju Wanita dan Profesi Akuntansi: Antara Peluang, Tantangan, dan Inovasi di Era Global Kartini Masa Depan : Inovasi, Kesetaraan, dan Kemandirian

Uncategorized · 30 Jun 2025 23:15 WIB ·

Maryam Liburan ke Jawa


 Maryam Liburan ke Jawa Perbesar

(Mbok Jun)

Suatu hari Siti Mariam ikut kakak iparnya mengunjungi keluarga yang telah lama tidak berjumpa. Pergi meninggalkan kampung halaman adalah pertama kali dialami Mariam. Gadis Makassar ini baru saja menyelesaikan sekolah SMU di kampungnya.

Tiba di Jawa Mariam merasa betah. Cuaca di Jawa lebih dingin dari kampungnya. Di sini juga banyak makanan yang membuatnya tak bisa berhenti merogoh kantong. Suatu pagi Mariam menemani kakak iparnya berbelanja di pasar. Jajanan pasar menggoda gadis ini.

“Bu, kue apa ini?” tanya Mariam. Mulutnya tak sabar memasukkan kue yang ditunjuk ke mulutnya.

“Iki setunggal?” jawab si penjual

“Oh, ya. Saya mau kue setunggal,” kata Mariam.

“Nggih,” sahut penjual sembari tersenyum.

Gadis ini terus berlalu menyusuri trotoar. Kembali Mariam melihat kue yang mirip dengan makanan di kampungnya. Mariam menyapa penjual kue yang dijual seorang ibu muda berkain batik.

“Bu, saya mau beli kue ini?” ucapa Mariam.

“Iki sewu, Mbak,”jawab si Ibu.

“Ya, Bu saya mau beli sewu,” pinta Mariam.

Baca Juga  Ziarah Makam dan Harapan Kaum Marginal

Pagi itu belanjaan Mariam sebagian telah dibungkus dan siap dinikmatinya bersama teh. Mariam menunggu kakak iparnya di parkiran. Kakak ipar pun muncul dengan menenteng kantong belanjaan yang berisi aneka sayur. Mereka siap meninggalkan pasar. Mariam menghidupkan motornya.

“Badhe tindak pundi … etan ato kulon, Mbak?

“Eh bukan pak, rumah saya bukan etan kulon.” Mariam menjawab spontan. Di kepala gadis ini, sebenarnya bingung mendengar ucapan tukang parkir.

Kakak ipar Mariam sontak tertawa mendengar jawaban Mariam.

“Maksudnya Mas itu, nanyain Maryam mau ke arah mana. Mau ke arah timur atau barat?” ujar kakak iparnya.

Maryam tersenyum geli, menyadari kekeliruannya.

Tiba di rumah, Maryam membuka kue yang dibelinya. Kakak ipar Maryam, tersenyum melihat Maryam.

“Kak, ini kue setunggalnya enak,” kata Maryam sambil melahap kue.

“Haha … bukan kue setunggal, Dek.” Kakak ipar tertawa mendengar Mariam menyebut kue serabi yang dibungkus daun pisang dengan kue setunggal.

“Itu kue serabi, namanya”

“Si penjual itu menanyakan sama kamu mau satu aja. Bukan nama kue,” tegas kakak ipar Maryam.

Baca Juga  SELAMAT HARI ULANG TAHUN RUMAH BACA HIKMAH NUR BETING YANG KE-2TH

Keluarga yang ada di ruangan ikut tertawa mendengar Maryam. Maryam hanya bisa garuk-garuk kepala.

“Kak, ada lagi ini kue yang enak juga.” Maryam mengeluarkan kue dari kantong.

“Ini kue sewu, kan, Kak?” ucap Maryam terdengar minta dibenarkan.

“Haha ….“

Terdengar semua keluarga tertawa terbahak-bahak.

Kakak ipar Maryam menjelaskan kue yang dibelinya itu adalah semar mendem, bukan kue sewu.

“Sewu itu artinya seribu, Dek.”

“Dalam bahasa jawa seribu disebut sewu.” terang kakak ipar Maryam.

Maryam hanya tersenyum pasrah mendengar penjelasan kakak iparnya. Pagi itu, Maryam mendapat pelajaran tentang budaya lain yang berbeda dengan di kampungnya.

Editor: Juniawati

Tim Web:

Monallisa

Nanda Meilisa Fitri

Uray Ega Nanda Rianti

Facebook Comments Box
Monallisa
Latest posts by Monallisa (see all)
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cerita Liburan Kemarin

20 Juni 2026 - 20:42 WIB

Batin

27 September 2025 - 08:07 WIB

Jerita Jiwa

27 September 2025 - 08:04 WIB

Yuk Menulis Edisi “Tema Bebas” Bersama Rumah Baca Hikmah Nur Beting

10 September 2025 - 14:15 WIB

Ucapan Selamat Ulang Tahun RB-HNB Oleh Pembina Rumah Baca Hikmah Nur Beting

7 September 2025 - 20:55 WIB

Ucapan Selamat Ulang Tahun RB-HNB Oleh Ketua Rumah Baca Hikmah Nur Beting

7 September 2025 - 20:47 WIB

Trending di Uncategorized