Menu

Mode Gelap
Pembina Rumah Baca Hikmah Nur Beting dan TBM Ar-Rahmah Sampaikan Ucapan Hari Kartini 2026 Call Article Paper Special For National Education Day! Kartini Masa Kini: Kolaborasi untuk Indonesia Mandiri dan Maju Wanita dan Profesi Akuntansi: Antara Peluang, Tantangan, dan Inovasi di Era Global Kartini Masa Depan : Inovasi, Kesetaraan, dan Kemandirian

Berita dan Artikel · 17 Okt 2024 23:06 WIB ·

Mahasiswa IAIN Pontianak Antusias Ikuti Pelatihan Sekolah Kebangsaan di Masjid Jami’ Sultan Syarif Pontianak


 Mahasiswa IAIN Pontianak Antusias Ikuti Pelatihan Sekolah Kebangsaan di Masjid Jami’ Sultan Syarif Pontianak Perbesar

RB-HNB | Puluhan Mahasiswa dari berbagai jurusan di IAIN Pontianak mengikuti Pelatihan Sekolah Kebangsaan dari Tular Nalar Indonesia pada hari Kamis, 17 Oktober 2024.

Pelatihan Sekolah Kebangsaan membahas mengenai Literasi Digital dan pengindraan anti Hoaks terkait pada Pemilihan Umum dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang sebentar lagi akan dilaksanakan pada November mendatang.

Sekolah Kebangsaan ini diprakarsa oleh Mafindo Indonesia dan dilaksanakan radio Komunitas Prokom IAIN Pontianak bekerja sama dengan rumah baca Hikmah Nur Beting.

Penyerahan Sertifikat Peserta Secara Simbolis
Foto Bersama dalam Acara Pembukaan Kegiatan Sekolah Kebangsaan di Aula Rani IAIN Pontianak

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula A. Rani IAIN Pontianak, dilanjutkan ke Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman, Jalan tanjung raya 1 Pontianak Kalimantan Barat.

Pelatihan Sekolah Kebangsaan mendapat sambutan positif mahasiswa dan relawan rumah baca Hikmah Nur Beting.

Baca Juga  Komunikasi Efektif Komunitas Rumah Baca dalam Meningkatkan Minat Baca pada Anak-Anak

Amelia, mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah mengungkapkan, kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi sebagai pemilih pemula.

“Sebelumnya saya kurang paham tentang tahapan Pilkada. Setelah mengikuti kegiatan ini saya jadi lebih mengerti informasi yang benar dan bagaimana cara mencermati dengan cerdas informasi terkait Pemilu dan tidak mudah terpengaruh hoaks.”

Dalam acara kegiatan tersebut para peserta mendapatkan materi tentang Pengindraan Hoaks, Demokrasi, Pemilu, dan waspada sanksi. Pada sesi diskusi interaktif juga diadakan tanya jawab untuk peserta tentang seputar pelaksanaan Pilkada.

Sampel diskusi kelompok yang dipandu oleh Fasilitator

Atatilah, mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah mengatakan, materi yang disampaikan sangat sesuai dengan kebutuhan pemilih pemula. Atatilah menambahkan, hal yang paling menarik adalah sesi diskusi tentang cara mengenali berita bohong sebagai mahasiswa. “Kami jadi lebih siap menghadapi Pilkada mendatang,” ujar Atatilah.

Baca Juga  Faktor Yang Menyebabkan Perubahan Sikap Anak

Para peserta juga mendapat kesempatan untuk melakukan simulasi pengecekan data di situs website Daftar Pemilih Tetap (DPT) online dan belajar cara mengidentifikasi surat suara yang sah dan tidak sah.

Penghujung acara, peserta mengisi *_Post test_ untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan ini.

Penulis: Puteri Pradapaningrum

 

Tim website:

Juniawati

Monallisa

Meilisa

Pajar Wahyudi

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membangun Semangat Literasi pada Anak

7 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Pengalaman Liburan

20 Juli 2026 - 21:06 WIB

Liburan Ke Jawa

20 Juli 2026 - 20:51 WIB

Liburan Tipis-Tipis Ala Gen Z

10 Juli 2026 - 10:16 WIB

Pantun Liburan Bermanfaat

10 Juli 2026 - 09:35 WIB

Cerita Liburan Kemarin 

20 Juni 2026 - 21:15 WIB

Trending di Berita dan Artikel