RB-HNB| Mengutip ucapan Hesty Nurahmi, salah satu pembina rumah baca Hikmah Nur Beting melalui video di website rumahbacahikmahnurbeting.or.id hari ini (8/8/2024) bahwa usia setahun rumah baca Hikmah Nur Beting ibarat anak yang baru belajar menapak, melangkah. Usia yang masih dini, masih kecil. Mesti banyak belajar dan terus belajar.
Setahun yang lalu, 7 September 2023 menjadi tonggak awal lahirnya rumah baca Hikmah Nur Beting di wilayah administratif Kelurahan Dalam Bugis Rt 4 Rw 12 Kecamatan Pontianak Timur. Kehadiran rumah baca ini, merupakan wujud kepedulian warga untuk memajukan literasi di kalangan masyarakat di sekitar Kampung Beting.
Bulan September 2023, merupakan puncak dari keinginan warga Kampung Beting untuk mengajak semua lapisan masyarakat khususnya anak-anak untuk datang membaca, berkumpul, belajar dengan suka ria, dan mendapat berbagai pengetahuan.
Di bawah kepemimpinan Maya Dewi sebagai Ketua rumah baca Hikmah Nur Beting dan Mariah (Ummi) sebagai pemilik rumah, tempat anak-anak membaca, membuat cita-cita rumah baca ini terlaksana dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat maupun stakeholder di wilayah ini, baik itu Camat Pontianak Timur, Babinsa, Perpustakaan Kota Pontianak, Pengurus Taman Baca Masyarakat (TBM) Kota Pontianak, komunitas-komunitas literasi, dll. Salam takzim untuk itu.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dalam hal ini, beberapa dosen yang berusaha menjadi mediator, pembina rumah baca Hikmah Nur Beting yaitu: Juniawati, Fitri Sukmawati, Hesty Nurahmi, Syarifah Fatimah, Ita Nurchalifah, dan Fatimah berupaya mengajak akademisi, mahasiswa, Taman Baca Masyarakat (TBM) Kota Pontianak dan sekitarnya, kalangan komunitas literasi untuk ikut mendorong literasi di sekitar Kampung Beting.
Berbagai kagiatan literasi telah dilakukan rumah baca Hikmah Nur Beting, jejaknya dapat ditelusuri di website rumahbacahikmahnurbeting.or.id. Aktivitas rumah baca ini, berusaha secara maksimal mendukung 6 literasi dasar: literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi finansial, literasi digital, literasi budaya dan kewargaan.
Kegiatan rumah baca Hikmah Nur Beting dengan segala potensi yang dimiliki, tentunya tidak terlepas dari keterlibatan warga masyarakat, baik itu anak-anak, remaja hingga orang tua. Berkat semangat dan besarnya antusias masyarakat terhadap literasi membuat kehadiran rumah baca ini terus diperjuangkan.
Terakhir, tak ada gading yang tak retak. Rumah baca Hikmah Nur Beting masih belajar melangkah, berusaha tumbuh dan berkembang. Semoga cita-cita mulia ini mendapat berkah dari Allah Swt dan bermanfaat untuk masyarakat. Amin.
Penulis dan editor: Juniawati dan Para Pembina Rumah Baca Hikmah Nur Beting.






