Menu

Mode Gelap
Pembina Rumah Baca Hikmah Nur Beting dan TBM Ar-Rahmah Sampaikan Ucapan Hari Kartini 2026 Call Article Paper Special For National Education Day! Kartini Masa Kini: Kolaborasi untuk Indonesia Mandiri dan Maju Wanita dan Profesi Akuntansi: Antara Peluang, Tantangan, dan Inovasi di Era Global Kartini Masa Depan : Inovasi, Kesetaraan, dan Kemandirian

Berita dan Artikel · 31 Des 2024 20:15 WIB ·

Sinaran Cinta Di Hati Ibu


 Sinaran Cinta Di Hati Ibu Perbesar

Santi

Ibu …
Satu kata yang amat singkat tapi punya makna yang sangat mendalam di dalam qalbu. Bagaimana tidak?
Karena Dialah kita bisa hadir ke dunia,
Karena Dialah kita bisa sampai pada saat ini,
Karena Dialah kita menuju masa depan,
Karena Dialah kita belajar pahit manisnya hidup.
Semua karena Dia … yaitu Ibu.
Betapa sangat berartinya hidup kita karena masih ada ibu .

Ibu adalah guru pertama yang mengajar dan sekaligus membimbing kita pada tahap-tahap awal kita hadir di dunia ini. Setiap insan pasti mempunyai Ibu, dan pasti pernah punya masalah yang dialami baik kecil ataupun besar masalah itu. Dimana biasanya Ibu sebagai tempat kita mengadu ketika ada masalah dan sekaligus bisa menyelesaikan masalah, karena berkat nasehat-nasehat dan tuntunannya, hati kita merasa tenang dan damai, apalagi Ketika kita mengadu sambil menangis Ibu langsung memeluk dengan dekapannya yang hangat sungguh terasa tenangnya hati saat itu, tak bisa diucapkan dengan kata-kata, yang tahu hanya hati yang merasa, mungkin ada yang pernah mengalami hal yang demikian .

Selain dengan kelembutan dan kasih sayangnya, Ibu termasuk sosok wanita yang kuat, tegar, tegas dan hebat, apapun akan ia lakukan dan jalani demi untuk anak-anak yang ia cintai.

Di dalam hati sanubari seorang Ibu pasti ingin mempunyai anak-anak yang Qurrata A’yun ( Penyejuk Hati). Sungguh beruntung menjadi Ibu jika anak-anak yang dibesarkannya tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan sukses, disertai yang selalu ingat dengan jasa Ibunya. Akan tetapi kadangkala di kehidupan ini tidak semua anak menjadi seperti yang ia harapkan dan ia dambakan.

Adakalanya setelah dewasa mereka sibuk dengan dunianya sendiri, masing-masing mencari ketenangan di luar, tanpa tahu bahwa Ibu sedang merindukan kehadirannya, ingin dekat, ingin ngobrol, ingin bercerita banyak hal seperti dulu semasa anak-anaknya masih kecil. Namun, seorang Ibu tak akan pernah mengungkapkan apa yang ada dalam hati dan yang ia inginkan, ia akan selalu terlihat tersenyum seperti tidak ada hal yang mengganjal di hatinya.

Baca Juga  Ziarah Makam dan Harapan Kaum Marginal

Ibu sudah merasa senang Ketika melihat anak-anaknya sukses dan selalu bahagia. Ibu akan merasa khawatir dan akan merasa sakit batinnya ketika melihat anak-anaknya menghadapi masalah, entah itu sakit, mendapat kegagalan-kegagalan atau dijahati orang lain. Jika hal itu terjadi apa yang akan Ibu lakukan?

Ibu akan mengadu kepada Allah SWT lalu memohon doa di dalam sujudnya sambil menangis di hadapan Allah SWT, agar anak-anak nya terbebas dari hal-hal tersebut, itulah yang akan dilakukan Ibu, bersyukurlah dan berbahagialah masih mempunyai Ibu. Laksana Matahari yang selalu menyinari bumi, Ibu selalu bersinar di kehidupan anak-anaknya, karena Ibu adalah keramat mu di dunia. Tempat terkabulnya do’a, berkat dari doa-doa yang yang selalu ia panjatkan kepada Allah SWT , karena Ridho Allah selalu bersamanya. Sesuai bunyi hadits, “Ridhollaahi fi Ridho Al walidaini wa sukhtullaahi fi sukhti al walidaini.” Artinya; Ridho Allah terletak pada Ridho nya orang tua, dan murka Allah terletak pada murkanya orang tua. ( HR. At-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Al-Hakim). Mungkin dari hadist di atas kita bisa merenung betapa mustajab nya Ridho orang tua terutama Ibu, senangilah dan bahagiakanlah Ibu.

Tentunya tidak hanya ada masalah kita berbagi dengan Ibu tapi Ketika mendapat kebahagian dan kesuksesan pun berbagi juga dengan Ibu, paling tidak Ibu orang pertama yang kita beritahu Ketika kita meraih sukses. Jangan pernah membuat hatinya terluka, patah dan hancur apalagi sampai membuat Ibu menangis, karena hal itu sangat tidak disukai Allah dan akan membuat Allah murka , sungguh hal itu tidak kita iginkan bukan?

Baca Juga  Jejakku di Antara Hening

Cintailah Ibu dengan sebenar-benar cinta, karena mencintai ibu tidak akan bertepuk sebelah tangan pasti terbalaskan, cinta Ibu sangat mulia tak ternilai harganya dan tak tergantikan. Cinta Ibu sangat tulus dan pasti tidak akan pernah mengecewakan. Ada satu hal yang harus kita yakini cinta Ibu tidak akan pernah berubah kepada anaknya.

Ada sebuah kutipan Syair yang mungkin akan mengingatkan kita betapa besarnya jasa Ibu. Syair itu berjudul Rindu Ibu

Tak terbayang rintihan tangismu

Disaat melahirkan ku

Betapa besar pengorbananmu
Kasih sayangmu padaku
Oh ibu belaianmu aku rindu

Demi anak yang kau cintai tersenyum bahagia

Ratapan dapatkan nyawa kau sudih memberikannya
Suggguh mulia jasamu , begitu Agung cintamu
Aku malu dan tak mampu membalas pengorbananmu.

Kuhanya bisa berdoa

Semoga Engkau di sana
Tetap dalam lindungan-Nya
Terhapus segala dosa.

Semoga syair tersebut bisa menggugah hati kita untuk selalu mengingat jasa Ibu dan membahagiakannya, jika sudah terlanjur pernah berbuat salah pada nya, segeralah minta maaf dan mohon ampun pada Ibu. Di momen hari ibu ini ada sepenggal kata yang bisa diucapkan, “Tiada hari tanpa Ibu Yang selalu menjadi sinar manfaat dalam kehidupan. Terima kasih telah menjadi Pahlawan untuk anak-anakmu.” Forever Love You, Ibu.

(Penulis adalah Pengurus rumah baca Hikmah Nur Beting)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sibuk tapi Skripsi Tetap Jalan Bahkan Dapat Mengembangkan Diri. Ini Tips Viral Ala Mahasiswa

27 Mei 2026 - 22:23 WIB

Kunjungan dan Kerja Sama Program TBM Ar-Rahmah dan TBM Kampung Baca Tansal

27 Mei 2026 - 21:59 WIB

Ingin Tahu Apa Saja Karakter Dasar Seorang Pemimpin? Berikut 3 Arahan dari Ibnu Khaldun

25 Mei 2026 - 08:49 WIB

Selamat dan Sukses Sidang skripsi Monallisa

21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Selamat dan Sukses Sidang Skripsi Nanda Melisa Fitri

21 Mei 2026 - 15:38 WIB

Bersama Perempuan Majukan Bangsa: Transformasi Peran Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi dan Digital Indonesia

8 Mei 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita dan Artikel