Dalam setiap langkah yang kita ambil, terselip doa sosok malaikat tanpa sayap yang lebih dulu berjalan mendahului, doa yang tidak pernah terdengar, namun tetap selalu terasa. Siapa sosok malaikat tersebut?, jawabannya adalah Ibu. Ia merupakan rumah pertama tempat kita belajar segala hal, dari tatapannya yang lembut, hingga pelukannya yang selalu hangat. Kasih sayang seorang ibu bukan hanya tentang keistimewaan, melainkan anugerah yang tidak tergantikan.
Hari ini merupakan momen spesial untuk mengungkapkan kasih sayang kepada sosok ibu, sosok yang diam-diam menangis, namun tetap tersenyum di hadapan kita agar selalu terlihat tetap kuat. Kasih Ibu merupakan keajaiban yang tidak pernah meminta balasan. Untuk ibu terima kasih karena telah menjadi kandil saat hdup ini terasa gelap, menjadi bahu saat dunia terasa berat, dan menjadi rumah ketika semuanya terasa jauh. Betapa banyaknya hal-hal dalam hidup yang berubah, namun ada satu hal yang tidak akan pernah berubah, yaitu doa dan kasih sayang seorang ibu yang terus mengalir bagaikan mata air.
Kutuliskan surat ini dengan hati yang penuh rasa. Dalam surat sederhana ini, tidak akan pernah mampu untuk mengungkapkan seluruh pengorbanan, kasih sayang dan cinta yang telah ibu berikan sepanjang hidupku. Tetapi setidaknya, dengan melalui untaian kata ini, terdapat beberapa hal yang ingin disampaikan kepada seorang ibu. Ibu, engkaulah cinta pertama yang hadir tanpa syarat, dari sejak aku membuka mata untuk pertama kalinya melihat dunia ini, tanganmulah yang senantiasa menenangkan dan melindungiku. Perjalanan menjadi seorang ibu tidaklah mudah, banyak malam yang engkau lalui tanpa tidur demi menjagaku. Walaupun demikian, ibu selalu mengajarkan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses awal dari sebuah keberhasilan.
Di sela-sela keheningan, terlintas di benak pikiranku, bahwa betapa besar peranmuu dalam membentuk karakterku hingga saat ini. Di balik senyuman yang hangat, tersimpan rasa lelah dan tetesan air mata, serta di balik amarah tersimpan berbagai harapan yang dititipkan kepada Tuhan demi masa depanku.Waktu terus berjalan, rambutmu perlahan memutih, dan langkahmu tidak sekuat dulu. Namun, Ibu tetap mennjadi sosok yang paling mulia.
Dalam memperingati hari ibu, kita diajak untuk lebih menghargai dan mengingat betapa besar peran seorang ibu, karena dari inilah kita belajar tentang kesabaran, keikhlasan, serta cinta dan kasih sayang.
Kasih sayang seorang ibu tidak hanya melalui dengan ucapan yang manis, namun kasih sayang tersebut sering bersembunyi dalam sebuah nasihat. Di balik ketegasan dan larangan yang membuat kita terkadang merasa menyebalkan, sebenarnya memiliki makna yang sangat mendalam, bahwa ini menjadi bukti sebagai bentuk rasa kasih sayang dan rasa peduli seorang ibu terhadap anak-anaknya. Tidak ada kasih sayang yang setulus kasih Ibu dan tidak akan pernah bisa tergantikan.
Selamat Hari Ibu untuk semua perempuan hebat yang telah menjadi lentera dalam kehidupan anak-anaknya. Semoga hari ini menjadi cermin betapa berharganya seorang ibu, tidak hanya diungkapkan dengan bentuk perkataan, namun dirayakan dalam bentuk rasa syukur yang tidak terhingga
Penulis: Nila Rosniati
- Kunjungan dan Kerja Sama Program TBM Ar-Rahmah dan TBM Kampung Baca Tansal - 27 Mei 2026
- Selamat dan Sukses Sidang skripsi Monallisa - 21 Mei 2026
- Selamat dan Sukses Sidang Skripsi Nanda Melisa Fitri - 21 Mei 2026






