(Uray Ega Nanda Rianti)
Ibu bukan hanya sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya, tetapi juga sebagai pengatur aktivitas keluarga. Ibu menjadi pendidik utama dalam keluarga, baik dalam urusan menyiapkan makanan, mengajari anak-anak dalam melaksanakan ibadah, dan memastikan suasana rumah tetap kondusif. Pengorbanan seorang ibu untuk keluarga, dalam riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan.
“Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” Dari hadis ini dapat diketahui bahwa ibu lebih diutamakan dari pada ayah dalam perbuatan baik, karena dalam hadis tersebut ibu disebutkan sebanyak tiga kali lalu setelah itu baru ayah, hal ini dikarenakan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh seorang ibu seperti mengandung selama Sembilan bulan kemudian melahirkan anak hingga mempertaruhkan nyawanya sendiri lalu ketika anak itu lahir sang ibu harus memberikan asi untuk anaknya.
Hadis di atas menjelaskan bahwa cinta dan kasih sayang ibu tiga kali lipat dari ayah (Al-Qurthubi dalam tafsir Qurthubi).
Rasullah Saw menganjurkan agar anak menghormati dan berbakti kepada kedua orang tuanya, terutama kepada ibu, karena peran ibu dalam keluarga sangat penting beragam diantaranya adalah :
Pengasuh dan pendidik
Peran utama ibu membimbing dalam mengajarkan tata cara salat, puasa, dan pembentukan karakter anak seperti adab, nilai-nilai agama, norma-norma sosial, intelektual dan lain sebagainya. Peran ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan memerlukan peran ayah sebagai pendukung.
Penyelesaian masalah
Ibu mendukung anak dan memediasi sekaligus membantu menyelesaikan ketika munculnya gejolak emosional yang dirasakan anak saat bersosialisasi atau terjadi perselisihan pendapat antara saudara. Ibu akan menjedi pendengar yang baik dan pemberi saran. Lalu saat anak mengalami percaya diri yang rendah ibu juga bisa memberikan dukungan emosional agar sang anak merasa lebih bersemangat.
Sumber kasih sayang
Ibu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan tentram. Ibu juga harus memberikan cinta yang nantinya juga akan membentuk kepribadian anak karena jika bukan dari ibu yang memberikan kasih sayang dalam bentuk perhatian kepada anak lalu kepada siapa anak kita mendapatkan itu semua? Bentuk kasih sayang ibu tentu tidak akan sama dengan bentuk kasih sayang yang diberikan kepada orang lain kepadanya. Hal ini membantu anak percaya diri, percaya kepada orang lain, merasa dicintai, dan terhindar dari perilaku menyimpang seperti membuat onar atau bullying.
Manajer rumah tangga
Pengelolaan waktu menjadi sangat penting, terutama dalam mengatur jadwal makan, istirahat, dan ibadah. Ibu berperan dalam memastikan bahwa keluarga dapat menjalankan ibadah tanpa terganggu oleh aktivitas lain. Ibu juga mengatur berbagai urusan rumah tangga dan keuangan keluarga. Berbagai kebutuhan yang ada di rumah selalu tak luput dari campur tangan sang ibu seperti biaya sekolah dan biaya kebutuhan sandang papan lalu memastikan setiap tugas dan fungsi dalam keluarga berjalan sebagaimana mestinya serta memastikan rumah menjadi tempat paling ternyaman bagi keluarga.
Pengetahuan mengenai peran ibu dalam keluarga akan membantu anak lebih menghormati dan berbakti kepada orang tua, yakni dengan tidak berbicara kasar kepada orang tua, mendengarkan nasihat yang diberikan orang tua.
Peran orang tua untuk melakukan yang terbaik untuk keluarga, baik itu merawat, membesarkan, dan mendidik anak hingga anak mandiri patut menjadi contoh dalam menjalani kehidupan. ( Penulis adalah Mahasiswa Prodi KPI IAIN Pontianak)
Editor: Juniawati
Tim Web:
Monallisa
Nanda Meilisa Fitri
Pajar Wahyudi






