Hujan deras yang mengguyur Kota Pontianak Sabtu (18/4) siang tidak menyurutkan langkah puluhan sastrawan dan pegiat budaya untuk berkumpul. Mereka tetap antusias menggelar acara lebaran. Kali ini kegiatan Lebaran Sastra Silaturahim Literasi digelar di Rumah Budaya Pontianak.
Ketua panitia Lebaran Sastra, Ahmad Sofyan, menyebut agenda ini merupakan gelaran keempat yang diadakan di Pontianak yang bertempat di Rumah Budaya, Jl. Hj. Salmah Pontianak Tenggara. Acara berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.
“Kegiatan ini lahir dari kerinduan kami untuk berkumpul dan berbagi sesama pencinta sastra,” ujar Ahmad Sofyan. Ia berharap silaturahim sastra ini bisa terus menjadi ruang kumpul rutin bagi komunitas literasi di Kalimantan Barat.
Dalam pelaksanaannya, para peserta bergantian unjuk karya dengan menampilkan berbagai kesenian tradisional. Penampilan tersebut seperti pembacaan puisi, tarian, berbalas pantun, monolog, hingga dongeng.
Suasana kekeluargaan makin terasa dengan adanya jamuan khas hari raya. Para seniman menikmati aneka kue tradisional dan bubur rempah sambil berdiskusi santai seputar literasi.
Rangkaian acara ini dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama pada pukul 13.00-15.00 WIB difokuskan pada pertunjukan karya dan diskusi. Setelah jeda istirahat, sesi kedua berlanjut pada pukul 16.00 hingga ditutup pada 18.00 WIB.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XII Kalimantan Barat, Juliadi, yang turut mengapresiasi acara tersebut dan berpesan kepada para penggiat sastra untuk tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan utama dalam melestarikan budaya.
“Kita jangan berpaku dengan dana, pasti ada jalan dalam berkarya,” tegas Juliadi di hadapan para peserta.
Juliadi mengingatkan bahwa semangat dan kreativitas seniman jauh lebih berharga dibandingkan sekadar ketersediaan anggaran material. Kehadiran acara seperti Lebaran Sastra, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya lokal bisa terus berjalan lewat kolaborasi dan gotong royong antar anggota komunitas.

Dalam kesempatan ini, TBM Ar-rahmah turut hadir dalam acara Lebaran Sastra Silaturahim Literasi. Rizqi Rif’atul Jannah (Reva) selaku ketua TBM Ar-Rahmah mengaku bahagia dapat bersilaturahim dan mengenal banyak komunitas literasi.
“Kegiatan yang diinisiasi oleh Pak Ahmad Sofyan dan teman-teman komunitas literasi ini sangat positif. Kami dapat belajar dari kesuksesan kawan-kawan literasi yang sudah banyak berkarya. Sebagai generasi muda, kami dari TBM Ar-rahmah yang baru didirikan oleh para Dosen IAIN Pontianak pada Desember 2025 lalu berharap, semoga kegiatan ini berkelanjut dan dapat kita lestarikan. Terima kasih kepada penyelenggara dan semoga literasi di Kalbar makin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Reva.
Penulis: Admin Web (Meli, Mona, Ega)
Editor: Juniawati
Pimpinan: Syf. Fatimah
- Lebaran Sastra Silaturahim Literasi Tahun 2026/1447 H: Ajang Berkumpulnya Sastrawan Kalbar - 19 April 2026
- Ramadan: Bulan Kepedulian dan Persaudaraan - 28 Februari 2026
- Ramadahan Asik, Fokus Ibadah Untuk Meraih Berkah - 28 Februari 2026






