(Pajar Wahyudi)
Saya mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Pontianak. Karena saya baru produksi film, masih sedikit karya, tetapi tidak ada tips spesial untuk menghasilkan atau membuat film. Semua orang itu bisa membuat film, apalagi film film pendek. Namun, balik lagi, mungkin tidak semua bisa membuat film yang bagus dan apalagi yang di sukai banyak penikmat film. Bagi saya membuat film itu, adalah dengan mengambil apa yang ada di sekeliling kita. Seperti film dokumenter yang saya buat bersama teman-teman kuliah di Peodi KPI IAIN Pontianak.
Film dokumenter yang saya buat, isinya tentang seorang tunanetra yang pandai memainkan alat musik adat melayu seperti Muslimin yang memainkan alat musik Tahar atau biasa dikenal Hadrah.
Alasan saya memproduksi film dokumenter ini, karena saya lahir dan besar dikelilingi orang-orang melayu. Jadi, saya lebih kenal, tahu, dan menurut saya alat musik tersebut unik. Akhirnya, saya mengambil tema tersebut untuk dijadikan film.
Film pendek yang berlokasi di Kota Singkawang ini berhasil meraih juara ke-2 Festival Film Pelajar Khatulistiwa tahun 2026.
Film ini unik dan menarik sebab bercerita tentang tunanetra yang melestarikan budaya seni musik tradisional melayu, tepatnya di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Alhamdulilah film dokumenter perdana saya, tidak sekadar tugas kuliah semata, tetapi hasil dari semangat untuk berkarya sehingga membawa tekad saya berhasil menjadi juara.
Jadi untuk teman-teman jika ingin membuat film, buatlah film yang mengambil isu dari lingkungan terdekat teman-teman, karena apa yang menurut kita itu biasa aja, bisa jadi menarik di mata orang lain. Mari, berkarya! (Penulis, mahasiswa Prodi KPI IAIN Pontianak Peminatan Broadcasting)
Tim web:
Pimpinan: Syf. Fatimah
Editor: Juniawati
Jurnalis: Mona, Ega, Meli
- Sibuk tapi Skripsi Tetap Jalan Bahkan Dapat Mengembangkan Diri. Ini Tips Viral Ala Mahasiswa - 27 Mei 2026
- Ingin Tahu Apa Saja Karakter Dasar Seorang Pemimpin? Berikut 3 Arahan dari Ibnu Khaldun - 25 Mei 2026
- Lebaran Sastra Silaturahim Literasi Tahun 2026/1447 H: Ajang Berkumpulnya Sastrawan Kalbar - 19 April 2026






